Dolmen Of The Vampire

1450264_648251745213038_110126123_n

Author                        : Chun0414

 

Udara semakin terasa dingin, pepohonan bergoyang dan langit menjadi semakin hitam pekat. Mungkin karena mendung yang menyelimuti Seoul membuat orang-orang yang beraktivitas memilih untuk pulang dan tidur di rumah. Sama seperti gadis cantik yang saat ini sedang berjalan cepat menuju rumahnya. Baju yang berlapis yang dia pakai bahkan tidak bisa menutupi betapa dinginya udara mala mini. Udara yang sungguh mencekam. Baru saja jam dinding memasuki pukul Sepuluh malam tapi,lolongan srigala itu seakan melarutkan malam.

 

“Dingin, sekali…..kenapa jam sepuluh sudah terlihat sangat larut?”gumam sang gadis sambil terus melangkahkan kakinya menuju rumah. Berulangkali kedua telapak tanganya saling bersentuhan karena dinginya cuaca malam. Sesampainya di rumah gadis itu tak langsung masuk, dia berdiri di dekat gerbang dan menoleh ke kanan dan kiri. Seakan mencari seseorang yang akan mengucapkan selamat malam padanya.

“Apa dia tidak datang?”gumamnya lagi. Wajahnya tampak sedih saat melihat jalanan sepi, hanya ada dirinya yang saat ini mengarungi malam dengan suasana yang sungguh menakutkan. Kim Jung Hyeon, gadis berusia 21 tahun ini memutuskan untuk mengakhiri rasa sepinya di dalam rumah dengan raut wajah yang sangat kecewa dia membalikan badan untuk masuk kerumah.

 

“Maaf, aku terlambat”suara itu, Jung Hyeon tersenyum dan membalikan badanya dia melihat seorang pemuda berdiri sambil tersenyum padanya.

 

“Kyung Soo”Jung Hyeon sangat senang, dia berlari dan memeluk kekasihnya yang dia panggil Kyung Soo. Jung Hyeon begitu menikmati pelukan itu, dia mendekap erat Kyung Soo sambil memejamkan matanya. Sangat hangat.

 

“Tadi, aku ada urusan jadi aku datang terlambat”ujar Kyung Soo menjelaskan

 

“Tidak apa-apa asal kau datang”

 

“Apa kau sudah menunggu lama?”Tanya Kyung So sambil menggenggam erat tangan Jung Hyeon. Jung Hyeon menggelengkan kepalanya.

 

“Sekarang, kita akan kemana?”Tanya Jung Hyeon yang tampak manja pada Kyung Soo

 

“Kau mau kemana?”

 

“Kemana saja asalkan bersamamu”

 

“Baiklah, kalau begitu”Kyung Soo menggandengan tangan Jung Hyeon. Lalu mereka berjalan menyusri jalanan yang panjang, gelap dan juga dingin.

 

Disisi lain, terlihat jelas Dua orang laki-laki sedang melihat Kyung Soo dari atas pagar. Mereka melihat Kyung Soo dengan sorot mata yang sungguh sukar di artikan. Marah,kejam, dan juga sangat buas.

 

“Dia tidak mematuhi peraturan”ujar salah satu pemuda yang sedang duduk di atas pagar sambil menatap Kyung Soo yang perlahan menjauh dari pandanganya

 

“Kita lihat saja apa yang akan terjadi. Manusia adalah makanan Vampire itu adalah kodrat yang tidak bisa di ubah Do Kyung Soo”lanjut pemuda satunya yang turun dari atas pagar. Pemuda satunya pun tersenyum lalu dia ikut turun dan kini berdiri sejajar dengan pemuda yang baru saja turun sebelum dia.

 

“Apa kita akan melakukanya Tao?”

 

“Jika tidak sekarang, kapan lagi Luhan. Kyung Soo sudah melebihi batas. Berpacaran dengan manusia bukanlah hal yang di restui di kaum Vampire, apa dia lupa siapa dirinya sendiri”Tao berjalan menuju arah Kyung Soo dan Jung Hyeon di ikuti pemuda yang bernama Luhan dari belakang.

 

“Sebelum kalian pergi, hadapi kami dulu”

 

Luhan dan Tao berhenti saat seseorang menghentikanya dari depan. Tao tersenyum dengan wajah yang sangat dingin. Sedangkan Luhan berjalan ke depan Tao dan mendekati orang yang menghadang mereka.

 

“Kim Jong In, Park Chanyeol dan anak kecil Oh Sehun. Jangan mau di perbudak oleh Kyung Soo. Kita sama-sama vampire harusnya kita cegah dia untuk mengejar cinta manusia”kritik Luhan. Tapi, mereka bertiga malah tersenyum pada Luhan membuat Luhan sedikit geram melihatnya.

 

“Kalian iri pada Kyung Soo?”Tanya Chanyeol. Tao dan Luhan terdiam. Lalu Chanyeol mendekati Luhan sambil sedikit berbisik”Jika kau iri lakukan saja seperti Kyung Soo”Luhan yang mendengar akhirnya tidak bisa mengontrol emosi dia menyabet tangan Chanyeol dan mendoronganya membuat Chanyeol sedikit hingga dia terdorong beberapa meter dari mereka berdiri untung saja Chanyeol tidak sempat jauh karena dengan sigap Jong In berlari cepat dan menahan tubuh Chanyeol dari belakang.

 

“Hati-hati hyung mereka sangat licik”bisik Jong In memperingatkan Chanyeol

 

“Yang Licik teman kalian bukan aku”jawab Luhan tiba-tiba sudah ada di dekat Chanyeol dan Jong In. Mereka segera mundr dan menghindari Luhan yang sdah menunjukan matanya yang memerah

 

Kyung Soo dan Jung Hyeong tampak sedang asyik bermain, mereka berjalan-jalan di sekitar Sungai Han. Jung Hyeon sedang berlari dan bermain air sedangkan Kyung Soo hanya mengikuti langkah wanita yang dia cintai itu.

 

“Kemarilah, lihat jika di lihat sungai Han sangat indah jika malam harikan?”teriak Jung Hyeon, sambil memanggil Kyung Soo. Kyung Soo tersenyum lalu berjalan mendekati Jung Hyeon yang duduk di dekat sungai Han. Jung Hyeon mengisyaratkan agar Kyung Soo duduk di sampingnya. Kyung Soo pun menurutinya. Saat Kyung Soo duduk Jung Hyeon merangkul tangan Kyung Soo dan menyandarkan kepalanya di bahu Kyung Soo.

 

“Boleh aku Tanya sesuatu?”Tanya Jung Hyeon dengan posisi yang masih bersandar di bahu Kyung Soo.

 

“Apa?”Tanya Kyung Soo sambil melirik Jung Hyeon

 

“Kenapa kau selalu datang malam hari? Kau tidak pernah datang pagi dan siang hari”

 

“Karena aku lebih suka malam hari”jawab Kyung Soo datar

 

“Tapi, aku tidak mempermasalahkanya yang penting aku bisa bersamamu hanya itu saja”Jung Hyeon menegapkan kepalanya lalu melihat kearah Kyung Soo. Mereka saling menatap dengan penuh cinta dan kasih sayang perlahan Kyung Soo mendekatkan wajahnya kearah wajah Jung Hyeon. Jung Hyeon tersenyum dan menutup matanya. Kini hidung mancung mereka saling bertautan tangan Kyung Soo mulai memegang tengkuk Jung Hyeon dan bibir mereka hampir bersentuhan tapi, Kyung Soo langsung menjauh dan melihat kebelakang.

 

“Ada apa?”Tanya Jung Hyeon kaget. Kyung Soo berdiri dan melihat sekeliling. Kyung Soo tidak menjawab dia hanya menarik tangan Jung Hyeon hingga membuat Jung Hyeon berdiri.

 

“Kita harus pulang”ujar Kyung Soo kemudian beralari menuju rumah Jung Hyeon

 

Tanpa di duga Luhan sudah merusak dinding rumah orang-orang dengan pukulanya Chanyeol dan Jong In hanya bisa menghindar tanpa perlawanan.

 

“Kenapa kalian diam? Ayo lawan aku”ajak Luhan

 

“Sial, dia mengamuk”keluah Jong In

 

“Apa kita juga ikut bermain anak kecil?”Tanya Tao melihat Sehun yang berdiri di depanya

 

“Jangan panggil aku anak kecil, aku tidak suka”jawab Sehun sinis

 

“Ah, lalu aku harus memanggilmu apa? Anak bayi?”Tao mencoba menyulut api pada Sehun tanpa banyak kata Sehun menunjukan matanya yang memerah dan menyerang Tao.

 

“Sehun jangan gegabah!!!”teriak Chanyeol

 

“Lawanmu di sini Park Chanyeol!!!”Luhan menyerang Chanyeol membuat Chanyeol mau tidak mau mengeluarkan kekuatanya. Mereka kini saling bertempur satu sama lain. Sehun yang tampak marah terus mengejar Tao membat dia jauh dari Chanyeol dan Jong In.

 

“Ayo anak kecil, apa kekuatanmu hanya itu?”Tanya Tao semakin membuat Sehun marah. Saat Sehun mencoba memukul Tao. Dengan mudah Tao mengnetikan Sehun, dia menangkis tangan Sehun dan merubah matanya menjadi merah.”Kau masih baru Sehun, kau tidak akan bisa melawanku”ujar Tao lalu mendorong Sehun hingga Sehun terseret jauh hingga menatap dinding. Sehun memuntahkan darah, sebelum bangun Tao sudah berada di depan Sehun.

 

“Darahmu terlihat segar Sehun”

 

“Menjauh darinya”Kyung Soo datang dan menendang Tao membuat Tao kini yang menjauh darinya tapi, Tao menahan dirinya agar tidak jatuh dia menatap Kyung Soo yang terlihat marah padanya. Luhan segera menuju Tao dan Chanyeol, Jong In menuju Kyung Soo dan Sehun.

 

“Kau tidak apa-apa Sehun?”Tanya Kyung Soo

 

“Ne, hyung”jawab Sehun dengan suara yang hampir tidak terdengar

 

“Ada apa ini?”Tanya Jung Hyeon yang muncul dari belakang Kyung Soo dan yang lain

 

“Jung Hyeon, masuklah kedalam rumah, nanti aku akan jelaskan”perintah Kyung Soo. Jung Hyeon mengangguk dan berjalan kearah rumahnya tapi Tao tiba-tiba memegang tangan Jung Hyeon sedangkan Kyung Soo sudah memegang tangan Tao.

 

“Lepaskan dia, lawan aku jika kau berani mendekatinya”ujar Kyung Soo menatap Tao tajam. Tapi, Tao tak menghiraukan apa yang Kyung Soo katakan dia semakin erat menggenggam tangan Jung Hyeon hingga Jung Hyeon merasakan sakit pada tanganya

 

“Aku bilang lepaskan!!!”Kyung Soo sekali lagi menendang Tao hingga dia kini terlempar jauh, Jung Hyeon tampak kaget saat melihat Kyung Soo yang marah. Selama ini Jung Hyeon tau Kyung Soo orang yang lembut bahkan dia tidak pernah marah padanya. Kini Jung Hyeon melihat Kyung Soo yang berbeda.

 

“Jangan sekaget itu nona”Luhan mengeluarkan suaranya saat melihat Jung Hyeon yang terkejut“Kau belum tau siapa kekasihmu ini?”Lanjut Luhan

 

“Apa maksudmu?”Tanya Jung Hyeon

 

“Masuklah Jung Hyeon”perintah Kyung Soo

 

“Jangan dengarkan dia. Jika kau mau tau siapa Do Kyung Soo ini dengarkan aku saja”cegah Luhan semakin meyakinkan Jung Hyeon

 

“Apa?”Tanya Jung Hyeon

 

“Dia, kekasihmu ini…..adalah seorang….”

 

“Hentikan kata-katamu Luhan!!!”Teriak Chanyeol

 

“Kenapa, dia harus tau siapa kekasihnya. Benarkan Nona?”Tanya Luhan

 

“Katakan, siapa Kyung Soo?”Tanya Jung Hyeon lagi semakin penasaran

 

“Vampire”jawab Tao yang datang mengampiri mereka. Jung Hyeon membelalakan matanya. Dia sangat terkejut saat mendengar apa yang Tao katakan.”Mungkin, kau bertanya-tanya kenapa Kyung Soo keluar hanya malam hari. Karena kita para Vampire takut cahaya matahari. Kau tentu tau itukan?”lanjut Tao.

 

“Hahahahahah, kalian ini hanya bermain-main saja. Sudahlah lupakan. Aku mau masuk”Jung Hyeon sama sekali tidak percaya dengan apa yang Tao katakan saat Jung Hyeon berbalik Tao ada di depanya kemudian Tao menunjukan matanya yang merah dan taring yang keluar dari mulutnya.

 

“Aku bilang jangan dekati dia”Kyung Soo menarik tangan Jung Hyeon, hingga Jung Hyeon menjauh dari Tao.

 

“Kau masih belum percaya nona? Apa belum cukup tadi kekasihmu ini melemparku?”Tanya Tao lagi.

 

“Jung Hyeon, aku mohon masuklah”perintah Kyung Soo lagi

 

Jung Hyeon segera menggengam tangan Kyung Soo, membuat Kyung Soo terkejut. Bahkan Jung Hyeon memegang pipi Kyung Soo. Tau hal itu Jung Hyeon memundurkan dirinya dari Kyung Soo. Suhu tubuh yang tidak sama. Jung Hyeon menteskan air matanya tidak percaya.

 

“Tidak mungkin”Jung Hyeon langsung masuk dan meninggalkan Kyung Soo. Luhan dan Tao saling tertawa melihat Kyung Soo kali ini yang kalah karena seorang wanita.

 

“Kyung Soo malang sekali nasibmu. Kau harus sadar, kau seorang vampire”ejek Tao lalu Tao dan Luhan pergi meninggalkan mereka. Kyung Soo terdiam dia hanya menatap kamar Jung Hyeon yang mematkan lampu.

 

Jung Hyeon duduk sambil gemataran dia menyentuh tubuhnya sambil menyentuh bibirnya. Dia sungguh tidak percaya dengan apa yang terjadi baru saja.

 

Lima hari berlalu sejak kejadian itu Kyung Soo yang menunggu di depan rumah Jung Hyeon setap malam tidak menemukan Jung Hyeon lagi yang selalu menunggunya. Kyung Soo menarik napas lalu bersandar di dinding.

 

“Jung Hyeon butuh waktu Kyung Soo”hibur Chanyeol

 

“Hyung, semua akan baik-baik saja”tambah Jong In

 

“Benar, apa yang Tao katakan, aku harus sadar aku siapa. Aku tidak pantas untuknya”Kyung Soo berjalan menjauh dari rumah Jung Hyeon di ikuti Chanyeol, Sehun dan Jong In dari belakang tapi sebelum jauh ada teriakan dari kamar Jung Hyeon membuat mereka menolah bersama.

 

######

 

Kyung Soo terdiam dan menatap sebuah makam yang tertulis Kim Jung Hyeon. Mala mini sungguh malam yang tidak ingin Kyung Soo inginkan. Malam yang biasanya melihat kecerian Jung Hyeon kini malah melihat setumpuk tanah yang mentupi tubuh kekasihnya itu.

 

“Hyung”panggil Sehun sambil memberikan sebuah surat untuk Kyung Soo

 

“Apa ini?”Tanya Kyung Soo sambil menerimanya

 

“Itu surat untukmu hyung”jawab Sehun

 

Kyung Soo membuka surat yang hanya sebuah kertas kecil yang tercoret tinta hitam. Kyung Soo terkejut saat tau itu surat dari siapa.

 

Kyung Soo, aku paham sekarang

Kenapa kau hanya muncul malam hari

Dan kenapa suhu tubuh kita berbeda

Karena kita memang dari dunia yang berbeda

Kematianku ini aku baerharap aku bisa bersamamu Kyung Soo

Tapi, aku tidak tau akan bertemu denganmu atau tidak

Siapapun kau, bagaimanapun kau

Aku mencintaimu Kyung Soo

 

Kim Jung Hyeon

 

Kyung Soo tampak terkejut, dia melihat makam Jung Hyeon dengan mata yang berkaca-kaca. Tapi, lama kelamaan mata Kyung Soo menjadi merah. Taringnya keluar dan dia berlari jauh kesuatu tempat. Kyung Soo melihat ada seorang laki-laki yang berjalan sendirian di tengah malam. Kyung Soo segera mengarakan cakaranya kearah laki-laki itu. Degan mudah Kyung Soo menggigit leher laki-laki itu walaupun laki-laki itu kesakitan dan minta tolong Kyung Soo seakan tidak mendengarkanya inilah jati diri Kyung Soo. Seorang Vampir.

 

END…………..

To be continue di cerita lengkapnya J

 

N/A : Disini Jung Hyeon bunuh diri. Di jelaskan di surat Jung Hyeon di mati karena Kyung Soo jadi intinya Jung Hyeon ingin menjadi sama dengan Kyung Soo tapi, cara Jung Hyeon yang salah hingga membuat keduanya tidak bisa bertemu lagi. Yang baca jangan lupa coment ya J gomawo~

 

http://www.youtube.com/watch?v=uQvxSoqCsgI

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s